- Paradigma Pemrograman: C: Merupakan bahasa pemrograman prosedural, yang berarti kode ditulis dalam bentuk prosedur atau fungsi. Fokus utama C adalah pada fungsi dan prosedur untuk memecahkan masalah.
- Pendekatan Pemrograman: C: Berbasis fungsi, sehingga kode dipisahkan menjadi serangkaian fungsi.
- Manajemen Memori: C: Pengelolaan memori dilakukan secara manual dengan fungsi seperti malloc(), calloc(), dan free().
- Pewarisan dan Polimorfisme: C: Tidak mendukung pewarisan dan polimorfisme karena tidak memiliki konsep kelas.
- Fitur Lainnya: C: Tidak mendukung overloading fungsi atau operator, tidak memiliki namespace, dan tidak memiliki fitur seperti templates.
- Kompatibilitas: C: Kode yang ditulis dalam C bisa dijalankan di C++ karena C++ adalah superset dari C, namun tidak semua fitur C++ bisa digunakan di C.
C++: Merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP) yang mendukung konsep seperti kelas, objek, pewarisan, polimorfisme, enkapsulasi, dan abstraksi. Selain itu, C++ juga mendukung pemrograman prosedural seperti C.
C++: Berbasis objek, sehingga fokus pada entitas yang disebut objek, dan bagaimana objek ini berinteraksi.
C++: Selain mendukung alokasi manual dengan new dan delete, C++ juga mendukung fitur seperti destructor untuk manajemen memori otomatis.
C++: Mendukung pewarisan (kelas anak dapat mewarisi properti dan metode dari kelas induk) dan polimorfisme (kemampuan untuk menggunakan metode dengan nama yang sama namun perilaku berbeda tergantung pada konteks objek).
C++: Mendukung overloading fungsi dan operator, menggunakan namespace untuk menghindari konflik nama, serta memiliki templates untuk membuat kode yang lebih generik.
Secara umum, C lebih sederhana dan cocok untuk pemrograman tingkat rendah, sedangkan C++ lebih kuat dan fleksibel, memungkinkan pendekatan berorientasi objek serta fitur lanjutan lainnya.